Andai Aku Menjadi Ketua KPK

andai aku menjadi ketua kpk
Yah, ternyata saya baru tahu ada kontes dari tempo dan KPK dengan tajuk "Andai aku menjadi ketua KPK". Lomba ini sudah dimulai pada 15 Oktober kemarin dan akan berakhir 18 November. Lihat infonya di:  http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/0/Blog.html

Terus terang aku mengapresiasi lomba ini, karena menyangkut kesadaran masyarakat Indonesia akan bahaya korupsi. Tapi... saya tidak mau ikutan kontes ini.

Kenapa? 

Dengan alasan bahwa saya bukanlah orang yang cocok untuk menjadi ketua KPK (Bisa lihat tuh sidebar kanan blog ini) nasehat Mbah Gimun

Seorang laki-laki fiktif bertanya pada Mbah gimun;- "Mbah berikan aku sedikit wejangan"+ Mbah gimun menjawab: "Aku bukanlah orang yg tepat engkau tanya, pergilah!!'- "Kenapa mbah?"+ Jika aku melihat aibku aku merasa malu untuk hidup. Jika aku melihat kebaikanku sepertinya tiada berbanding dengan aibku.
Menjadi ketua KPK memang mudah? Yang namanya kekuasaan itu hijau kan. Perlu karantina hawa nafsu, syahwat dll.

Teringat kisah khalifah Umar bin Abdul Azziz, ketika diamanahi sebuah jabatan. Beliau takut dengan amanah tersebut, bahkan beliau menolak baiat dari rakyatnya Dia yang dulunya kaya setelah menjabat jadi kholifah semua hartanya di infaqkan. Dalam suatu riwayat, sampai-sampai bajunyapun hanya satu helai. Kisahnya bisa di cari di http://kisahmuslim.com

"Seandainya Aku Jadi Ketua KPK" Masih mikir-mikir dulu deh. Biarkan orang lain yang menduduki jabatan tersebut sesuai dengan kapasitas dan kredibilitasnya.

Jika ketua KPK Bobrok?


Ok, Lanjut pertanyaannya ya?
Seandainya yang terpilih menjadi ketua KPK orang bobrok gimana?
Itu salah yang milih, kenapa orang bobrok bisa menjadi ketua KPK.

Semua itu perlu keterkaitan, orang yang milih ketua KPK wajib juga orang jujur dan adil kan??? jadi insya Allah dalam pemilihan ketua KPK menjadi tepat.

Ah enggak mungkin Seandainya Aku Jadi Ketua KPK.
Kalau aku tetap didesak menjadi ketua KPK?
Aku akan tertawa dan akan mengatakan,
"Orang yang memilihku tentunya sudah rabun karena dia tidak tahu doa dalam hatiku."

Comments

  1. mampir juga yaa
    http://aniatul-hidayah.blogspot.com/2012/11/andai-aku-menjadi-ketua-kpk.html

    ReplyDelete
  2. Hehhehe mbak aniatul mau jadi ibu KPK ya.. cepetan bu, keburu dah ijab kabul (ups)

    Semoga sukses selalu

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Arti Dari Mumet

Cari Wanita yang Bisa di Poligami, Inilah orangnya !!

Apa Hukum Menjadi Tukang Parkir?