Bapak Jokowi Menurutku

Melihat sosoknya di media-media beliau ini terlihat wajah seorang pekerja keras dan  pendiam. Karena beliau suku jawa wajah dan gayanya mudah ditebak yaitu "grapyak" artinya mudah bergaul dan santai.

Kenal nama jokowi pertama kali ya karena waktu dia menjabat menjadi walikota Solo. Menurut temanku jokowi waktu jadi walikota orangnya jujur dan selalu menerima aspirasi berbagai lapisan. Banyak pedagang dan wong cilik sangat senang kepada beliau. Tapi sempat kecewa ketika belum selesai masa jabatan walikota solo pak Jokowi buru2 digadang sama PDIP dan Gerindra untuk menjadi calon gubernur DKI.

Nah, nama jokowi semakin populer banyak kalangan, saya masih ingat waktu itu dalam pemilihan Gubernur DKI terjadi 2 putaran karena tidak sampainya kuota. Maka diadakan duel putaran kedua antara Jokowi dan FOKE.

Takdir.. foke kalah dan jokoki-ahok memimpin jakarta.

Gile.. media arah kamera dan dan pena-nya selalu mengarah para 2 orang ini. Sampai-sampai bikin menu 100 hari kerja Jokohok.

katanya akan menanggulangi banjir, dan macet dan ternyata sampai awal 2014 jakarta beritanya cuma banjir dan banjir. Belum lagi berita yang katanya ketegasan Ahok dalam rapat atau kepada bawahannya yang tidak disiplin.

Pokoknya berita yang laku dipasaran ya temanya Jokowi-Ahok

Banyak janji Jokowi Ahok waktu kampanye sebelum menjabat di DKI salah satunya nih kutipannya dari berbagai media bisa kita lihat:

  1. Tidak memakai Voorijder untuk merasakan juga kemacetan
  2. Hanya 1 jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan. 
  3. Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya
  4. Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.
  5. Menambah 1.000 unit bus Transjakarta (Jakarta, 24 Juni 2012)
  6. Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp 500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan. (Jakarta, 6 Juli 2012)
  7. Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW..(Jakarta, pada 6 Juli 2012)
  8. Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)
  9. Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012).
  10. Mengatasi banjir  dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.
  11. Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.
  12. Membangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)
  13. Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia. 
  14. Membenah birokrasi bersih dan  profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.
  15. Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).
  16. Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)
  17. Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).
  18. Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)
  19. Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.

Nama jokowi begitu besar di media. Sehingga apa yang diberitakan tentangnya bisa laku dipasaran. Masyarakatpun mulai kenal siapa itu Pak Jokowi, sehingga sebelum jadi Gubernur DKI saja sudah digadang masyarakt untuk jadi Presiden.
gambar jokowi mega
Sumber: politik.news.viva.co.id

Megawati yang Mulai Redup

Banyak tokoh dunia kadang membentuk sebuah dinasti politik, mulai dari mathama ghandi, rasa saudi, hingga benasir butho.

Untuk memuluskan politiknya mereka akan mendompleng nama besar bapak-nya atau embahnya.

Bung Sukarno adalah nama besar dalam sejarah Indonesia.

Megawati yang sudah hilang kapabilitasnya dan sudah cacat kebersihannya dalam memimpin Indonesia (baca: Teori Kontrasepsi Yahud) sepertinya tidak sanggup melawan pencapresan Prabowo Subiyanto. Kalah populer

Sehingga dia harus menghianati penjajian Batu Tulis pada tahun 2009, yaitu agar dia bisa menyetir pemerintahan harus mencari orang yang sanggup menghadap Prabowo Subiyanto. Satu-satunya cara adalah mencapreskan Jokowi yang sudah populer dimasyarakat.

lagi-lagi kisruh..

Janji pak jokowi kepada DKI belum selesai dan beliau menyatakaan sedia untuk capres. Kembali pak jokowi mengulang sejarah waktu menjabat walikota solo dl yaitu meninggalkan masa Jabatannya sebelum selesai.

Saya masih heran juga, apakah seandainya pak Jokowi kalah capres beliau akan kembali menjadi gubernur atau pulang kampung?

Yang saya khawatirkan cuma satu kalau beliau menjadi presiden, belum selesai jabatannya dia akan mencalonkan diri menjadi Sekjen PBB (hehehe ini paragraf terlalu sensitif)

Comments

Popular posts from this blog

Arti Dari Mumet

Cari Wanita yang Bisa di Poligami, Inilah orangnya !!

Apa Hukum Menjadi Tukang Parkir?