Agama Politik [Puisi]

Seperti cendawan yang bersemi dimusim hujan
Dan hilang kering dimusim kemarau
Rupa-rupa agamawan tatkala bersinggung dengan kekuasaan
Semai redup manis bibir bergincu

Dulu mulutmu basah dengan puji-pujian
Dulu tulisannya indah dalam panji kebaikan
namun tatkala bersinggung dengan kekuasaan
Kau lupakan pembicaraan rumah Tuhan

Comments