Ahli ibadah yg anti sosial itu lebih buruk yg saya duga

Ahli ibadah yg anti sosial itu lebih buruk yg saya duga

Mereka tidak peduli dg kondisi kaum muslimin apalagi tetangganya..

Penjelasannya:

Diantaranya ada menyanggah.. loh apa salahnya ahli ibadah tidak bersosial, toh mereka enggak merugikan orang lain.

Sob.. memang tidak salah menjadi ahli ibadah. Tapi ahli ibadah yang bermasyarakat.. lebih-lebih kepada sesama muslim.

Kenapa yang anti sosial saya katakan buruk?

Karena mereka akan menjadi fitnah

Bisa bayangkan ketika masyarakat berkata, "Tuh lihat ngajinya keren, jidatnya item, jenggotan...tapi sama tetangga tidak pernah srawung, tidak pernah muncul di kegiatan kampung, tidak pernah hadir ketika tetangga berduka" dst..

Imbasnya stigma negatif masyarakat kepada ahli ibadah lain..

Mungkin ada yang nyanggah lagi.. lah kalau nurutin kata orang g ada manfaatnya.. kan menjadi ahli ibadah al ghuroba'.

Tidak sesimple itu ferguso.. title ghuroba itu ketika melihat kondisi yang dimana ahluussunnah sudah ditekan sedemikian rupa oleh keadaan. Sementara kondisi saat ini masyarakat sangat terbuka..dimana antum bisa mendakwahkan sunnah dengan leluasa di masyarakat melalui interaksi sosial yang beradab, berakhlakul karimah.. dan ini menjadi ujung tombak dakwah itu. Kalau antum anti sosial..mau dakwah pakai apa?

dan ahli ibadah itu bisa dikata 'egois" karena mencari pahala untuk dirinya sendiri

Ahli ibadah yang keren itu bisa menempatkan dirinya ketika beribadah kepada Allah, dan bisa bermuamalah kepada masyarakat dg baik.

Comments

Popular posts from this blog

Arti Dari Mumet

Cerita Istri Selingkuh Saat Suami Bekerja, Petaka SMS dengan Lawan Jenis

Kenangan Jambu Monyet